Skip to main content

Kim Ji Young : born 1982 , bukan sembarang Film

Assalamu'alaikum haiii..siapa yang suka nonton film? apalagi biasanya ada waktu senggang pas anak tidur πŸ˜„ Sejak punya anak saya nontonnya hanya di platform di HP aja tinggal install terus langganan premium πŸ˜† Saya pernah nonton Kim Ji Young : born 1982. Setau saya ada bukunya lalu diangkat jadi film. (spoiler alert) Ceritanya tentang seorang Ibu Rumah Tangga yang dulunya wanita karier, mengalami depresi yang bahkan dia sendiri ga sadar akan hal itu. Sehari-harinya melakukan tugas dengan sangat baik sebagai seorang Istri dan seorang Ibu. Di suatu scene diperlihatkan kalau Kim Ji Young berbicara seolah-olah dia adalah Ibunya. Beruntungnya, suaminya sadar dan sangat supportif,yang akhirnya teratasi setelah ajak Istrinya seek help ke ahli. Huhu (Gong-Yoo berperan sbg suaminyaπŸ˜† duuh hahaha *ampun pak suami) Di beberapa scene saya ngerasa geregetan banget lihat orang lain memandang remeh seorang Ibu Rumah Tangga 😞 Tanpa tau betapa kerasnya Ia berjuang sehari-harinya, dan kadang cuma ingin refreshing keluar rumah bawa anak malah dipandang merepotkan sama orang lain.. Aaaa,sedih sih nontonnya sempet nangis.. karna sangat relate 😊 Setelah nonton film ini jadi sadar betul kewarasan seorang Ibu harus bener-bener dijaga baik dia Ibu Rumah Tangga maupun Wanita Karir. Support system dari orang sekitar yang utama apalagi suami dan keluarga. Moms, stay waras yuk bisa yuk..semangat..rekomen film yang disuka yuks yuks

Comments

Popular posts from this blog

Curhat Hari Ini

Assalamu'alaikum.. hi all.. saya masih semangat ikutin challenge dari blogger perempuan nih hihihi seperti biasa rutinitas sehari-hari bisa jadi curhatan dan kesempatan buat konten blog..😁 kami (saya & suami) masih fokus di anak-anak untuk sehari-hari, bersyukur banget anak pertama kami semakin banyak kemajuan dalam terapinya, walaupun masih ada yang harus diperbaiki lagi.. Faidhan memulai terapi di bulan Februari 2021, 3 bulan Sensori Integrasi & Terapi Wicara di Bekasi sempet di 2 tempat, akhirnya kembali ke kampung halaman malah ketemu Klinik Tumbuh Kembang yang cocok dan bikin betah. Dans sekarang sudah 2022, ayahnya pun sudah ikutan juga berkumpul dengan keluarga kecilnya. Di lain sisi, si bungsu Raizan, yang sempat bronkitis di bulan Januari kemarin benar-benar kami jaga biar tidak terus-terusan kambuh sakitnya, karena pengaruh juga ke jadwal imunisasinya huhu. Sebenernya kami pun masih struggle untuk di sisi ekonomi, terapi dan jaga kesehatan anak butuh biay...

Penerimaan kondisi

 halo semua.. akhinya saya balik lagi ke blog.. karena bingung mau menceritakan dan mengungkapkan yang ada di benak.  So....  Sejak awal tahun 2021, saya baru menyadari kalau anak saya sudah mau 2 tahun (karena lahirnya bulan April), tapi komunikasinya masih sangat sedikit, bahkan sempat beberapa kali jika dipanggil namanya tidak menengok atau terlalu cuek dengan sekitarnya. Di sekitar kita sering menyebutnya keterlambatan bicara.  Dari sana saya merasa sudah harus bawa anak saya ke dokter tumbuh kembang anak. Saya dan suami langsung cari klinik tumbuh kembang di Bekasi. Awalnya kami mau bayar umum mandiri saja tapi setelah tahu bisa dicover BPJS, kami memutuskan ke faskes 1, konsul dan diberikan rujukan ke Rumah Sakit dengan dokter tumbuh kembang. Setelah dicek dokter dan discreening seperti menunjukkan tanda autisme ringan tapi dokter bilang kontak mata Faidhan masih baik hanya saja ada gangguan fokus makanya susah merespons saat dipanggil juga kesulitan berkomunik...

Idul Fitri 1443 H

Assalamualaikum... Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar Laailahailallah Wallahuakbar Allahuakbar Walillahilhamd.. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H Akhirnya hari yang ditunggu sejak lama datang juga niiihh lebaran vibesnya kerasa lagi,after pandemi 2 tahun sebelumnya... Kalo tahun-tahun sebelumnya kita mau gamau di rumah dan ga bisa mudik..akhirnyaaaa.... bisa kumpul bersama keluarga lagi nih, bisa jalan2 juga... semoga semua tetap sehat selalu setelah melalui pandemi ini... Kalo saya hari raya dihabiskan di kota kelahiran tercinta Prabumulih, keluarga besar dari berkumpul disini karena nenek saya masih sehat dan bisa berkumpul. apalagi saudara dari jauh bisa mudik. Sholat eid ramai-ramai berangkat dari rumah nenek sudah menjadi kebiasaan, sholat di lapangan dekat masjid pertamina di Prabumulih. Dilanjut bersalam2an dengan sanak saudara dan ga ketinggalan foto dulu hihi Opor dan rendang sudah menunggu di rumah, ga ketinggalan makanan khas pempek yang wajib ada sebagai sajian....