Skip to main content

Menyambut Ramadhan : challenge diri sendiri di bulan puasa

 Assalamu’alaikum..

Momentum Bulan Ramadhan selalu menjadi berkah bagi semesta alam termasuk saya,seorang yang selalu menerima hal-hal baik dari Allah.

Walaupun sepertinya di tahun ini saya ga full lagi melaksanakan puasa,karena jujur saya termasuk orang yang ga kuat berpuasa saat sedang menyusui, pengalaman dari anak pertama, saya bolong puasa 8 hari, sedangkan tahun kemarin sedang hamil anak kedua Cuma dapat 1hari puasa full.hihi

Tapi meski begitu saya tetap ingin mencoba berpuasa lagi, melakukan hal baik dan bisa produktif untuk memperbaiki kebiasaan diri. Indahnya Islam, memberi keringanan pada seorang Ibu menyusui dan hamil untuk boleh tidak berpuasa, apalagi untuk yang fisiknya agak lemah seperti saya 

Kembali lagi ke niat, saya yakin Allah akan beri jalan terbaik untuk HambaNya.

Di Bulan Ramadhan ini saya ingin membangun lagi kebiasaan baik. Termasuk mengisi lagi halaman blog saya ini, saya ingin konsisten menulis lagi, berkarya lagi dengan tulisan. Saya memutuskan untuk ikut challenge bersama blogger perempuan. Yaahh meski dibilang sudah lama mengisi halaman blog, tapi saya terhitung baru belajar karena belum konsisten jadi harus terus dilatih.

Selain challenge menulis blog ini saya juga ingin challenge diri sendiri di bulan ramadhan ini, semoga saya bisa menceritakan di halaman selanjutnya. Selamat berpuasa, saudara ^_^

30 Day Ramadhan Blog Challenge 2022 


Comments

Popular posts from this blog

Curhat Hari Ini

Assalamu'alaikum.. hi all.. saya masih semangat ikutin challenge dari blogger perempuan nih hihihi seperti biasa rutinitas sehari-hari bisa jadi curhatan dan kesempatan buat konten blog..😁 kami (saya & suami) masih fokus di anak-anak untuk sehari-hari, bersyukur banget anak pertama kami semakin banyak kemajuan dalam terapinya, walaupun masih ada yang harus diperbaiki lagi.. Faidhan memulai terapi di bulan Februari 2021, 3 bulan Sensori Integrasi & Terapi Wicara di Bekasi sempet di 2 tempat, akhirnya kembali ke kampung halaman malah ketemu Klinik Tumbuh Kembang yang cocok dan bikin betah. Dans sekarang sudah 2022, ayahnya pun sudah ikutan juga berkumpul dengan keluarga kecilnya. Di lain sisi, si bungsu Raizan, yang sempat bronkitis di bulan Januari kemarin benar-benar kami jaga biar tidak terus-terusan kambuh sakitnya, karena pengaruh juga ke jadwal imunisasinya huhu. Sebenernya kami pun masih struggle untuk di sisi ekonomi, terapi dan jaga kesehatan anak butuh biay...

Penerimaan kondisi

 halo semua.. akhinya saya balik lagi ke blog.. karena bingung mau menceritakan dan mengungkapkan yang ada di benak.  So....  Sejak awal tahun 2021, saya baru menyadari kalau anak saya sudah mau 2 tahun (karena lahirnya bulan April), tapi komunikasinya masih sangat sedikit, bahkan sempat beberapa kali jika dipanggil namanya tidak menengok atau terlalu cuek dengan sekitarnya. Di sekitar kita sering menyebutnya keterlambatan bicara.  Dari sana saya merasa sudah harus bawa anak saya ke dokter tumbuh kembang anak. Saya dan suami langsung cari klinik tumbuh kembang di Bekasi. Awalnya kami mau bayar umum mandiri saja tapi setelah tahu bisa dicover BPJS, kami memutuskan ke faskes 1, konsul dan diberikan rujukan ke Rumah Sakit dengan dokter tumbuh kembang. Setelah dicek dokter dan discreening seperti menunjukkan tanda autisme ringan tapi dokter bilang kontak mata Faidhan masih baik hanya saja ada gangguan fokus makanya susah merespons saat dipanggil juga kesulitan berkomunik...

Idul Fitri 1443 H

Assalamualaikum... Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar Laailahailallah Wallahuakbar Allahuakbar Walillahilhamd.. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H Akhirnya hari yang ditunggu sejak lama datang juga niiihh lebaran vibesnya kerasa lagi,after pandemi 2 tahun sebelumnya... Kalo tahun-tahun sebelumnya kita mau gamau di rumah dan ga bisa mudik..akhirnyaaaa.... bisa kumpul bersama keluarga lagi nih, bisa jalan2 juga... semoga semua tetap sehat selalu setelah melalui pandemi ini... Kalo saya hari raya dihabiskan di kota kelahiran tercinta Prabumulih, keluarga besar dari berkumpul disini karena nenek saya masih sehat dan bisa berkumpul. apalagi saudara dari jauh bisa mudik. Sholat eid ramai-ramai berangkat dari rumah nenek sudah menjadi kebiasaan, sholat di lapangan dekat masjid pertamina di Prabumulih. Dilanjut bersalam2an dengan sanak saudara dan ga ketinggalan foto dulu hihi Opor dan rendang sudah menunggu di rumah, ga ketinggalan makanan khas pempek yang wajib ada sebagai sajian....